Selain Limfoma Hodgkin yang sudah dibahas sebelumnya, dan termasuk jenis Kanker Getah Bening, satu lagi dari jenis lainnya yang disebut Limfoma non-Hodgkin. Seperti apa penjelasan dari Limfoma non-Hodgkin? Apakah sama berbahayanya dengan Kanker Hodgkin sebelumnya? Berikut selengkapnya.

Limfoma non-Hodgkin.
Dijelaskan jika Limfoma merupakan jenis Kanker Getah Bening yang cukup berbahaya dan menyebabkan penderitanya mengalami masalah kesehatan serius. Limfoma non-Hodgkin termasuk jenis Kanker yang tumbuh dan berkembang di kelompok sistem Kelenjar Getah Bening tepatnya pada pembuluh dan kelenjar yang tersebar di seluruh tubuh yang fungsinya sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh.
Jika tidak segera mendapat penanganan, Limfoma non-Hodgkin bisa menyebar hingga ke kelompok sistem limfatik lainnya bahkan penyebarannya bisa menjangkiti organ tubuh lain yang penting seperti otak, sumsum tulang belakang dan juga hati. Maka dari itu sudah jelas jika Limfoma non-Hodgkin juga cukup berbahaya dan bisa mengancam nyawa penderitanya sewaktu-waktu.
Penyebab dan Gejala Limfoma non-Hodgkin.
Seperti halnya penyebab Kanker lainnya, pun pada Limfoma non-Hodgkin penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi adanya perubahan DNA atau mutasi yang terjadi di dalam salah satu jenis sel darah putih ( limfosit ) menjadi dugaan para ahli sampai sekarang.
Secara umum, tubuh dengan sendirinya dapat memproduksi limfosit baru untuk menggantikan limfosit yang lama dan telah mati. Akan tetapi, dalam kasus Limfoma non-Hodgkin, limfosit justru berkembang dengan membelah diri secara tidak normal ( tidak terkendali ) sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan limfosit dan pembengkakan pada Kelenjar Getah Bening sehingga rentan terkena infeksi.
Adapun faktor risiko yang mempengaruhi Limfoma non-Hodgkin terjadi pada seseorang yaitu :
- Usia, sebagian besar penderita Limfoma non-Hodgkin berusia diatas 60 tahun.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena konsumsi obat-obatan tertentu dan menderita HIV.
- Infeksi virus atau bakteri tertentu.
- Penyakit autoimun seperti lupus, sindrom Sjogren, dan Rheumatoid arthritis.
- Terpapar bahan kimia tertentu, seperti pestisida.
Gejala Limfoma non-Hodgkin.
Selain munculnya pembengkakan, gejala lain yang terjadi atau dirasakan penderita antara lain :
- Nyeri dada.
- Gangguan pernapasan.
- Penurunan berat badan.
- Berkeringat pada malam hari.
- Perut terasa sakit atau membesar.
- Kulit terasa gatal.
- Gangguan pencernaan.
- Anemia.
Jika merasakan gejala-gejala diatas disertai mengelami pembengkakan pada bagian tubuh yang terdapat Kelenjar Getah Bening seperti leher, ketiak, lengan dan sela paha / selangkangan, segera temui dokter. Dikhawatirkan kondisi tersebut merupakan gejala dari Kanker non-Hodgkin.
Untuk pengobatannya, secara medis memiliki jenis yang berbeda. Dimana perbedaan pengobatan disesuaikan dengan faktor-faktor seperti :
- Tahap pengembangan Limfoma atau tingkatan stadium keparahan.
- Kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.
- Umur pasien.
Itu dia ulasan mengenai Limfoma non-Hodgkin Penyebab dan Gejalanya. Semoga bermanfaat untuk Anda.
0 komentar:
Post a Comment