Pengertian penyakit Kelenjar Getah Bening, Gejala, Penyebab, Tips Mencegah dan Cara Mengobati Secara Alami Dengan Ramuan Jamu Herbal.

Saturday, December 29, 2018

Komplikasi Kanker Limfoma Non-Hodgkin

Komplikasi Kanker Limfoma Non-Hodgkin,- Selamat datang di blog kesehatan Kelenjar Getah Bening. Disini hampir semua artikel yang dipublish secara keseluruhan berkaitan dengan Kelenjar Getah Bening.

Termasuk kali ini, yaitu Komplikasi Kanker Limfoma Non-Hodgkin. Kanker Limfoma Non-Hodgkin termasuk jenis dari Kanker Kelenjar Getah Bening yang berbahaya. Baru-baru ini salah satu tokoh Dunia yaitu pendiri Microsoft Paul Allen meninggal dunia setelah terdiagnosis menderita komplikasi penyakit Kanker Limfoma non-Hodgkin.

Komplikasi Kanker Limfoma Non-Hodgkin


Dilansir dari laman detik Health, bahwa penderita Kanker Kelenjar Getah Bening dengan sistem imun yang rendah adalah salah satu komplikasi dari pengobatan kanker jenis ini. Hal ini dikarenakan Kanker tersebut bermula di sel darah putih bernama limfosit yang merupakan bagian dari sistem imun tubuh. Dan berikut ini merupakan kemungkinan Komplikasi Komplikasi Kanker Limfoma Non-Hodgkin.
  • Rentan menderita infeksi.
Kanker Limfoma Non-Hodgkin merupakan jenis Kanker yang bermula di sel darah putih bernama limfosit yang termasuk bagian dari sistem imun tubuh. Hal ini bisa menandakan mereka yang terkena penyakit ini lebih rentan terkena infeksi pada tahap awal pengobatan. Akan tetatpi biasanya sistem imun akan membaik setelah beberapa bulan atau tahun pengobatan. Jika dirasa Anda mungkin mengalami infeksi, segera laporkan gejala apa pun ke dokter segera karena perawatan yang cepat mungkin diperlukan untuk mencegah komplikasi serius. Gejala seperti demam, sakit kepala, otot yang sakit, diare, hingga kelelahan adalah beberapa tanda terjadinya infeksi.
  • Infertilitas.
Akibat perawatan untuk limfoma sebagian ternyata berdampak pada infertilitas. Infertilitas seringnya bersifat sementara, namun dalam beberapa kasus mungkin berubah menjadi efek samping permanen. Terutama pada orang-orang yang sangat berisiko menjadi tidak subur adalah mereka yang telah menerima kemoterapi dan radioterapi dosis tinggi. Akan tetapi jangan terlalu khawatir, sebab tim medis pasti sudah memperkirakan risiko tersebut. Kadang-kadang, pasien pria diminta untuk menyimpan sampel sperma mereka dan pasien wanita menyimpan sel telur untuk digunakan ketika perawatan mereka selesai. Penggunaan kontrasepsi sangat dianjurkan selama kemoterapi dan selama satu tahun sesudahnya karena kemoterapi dapat merusak embrio.
  • Masalah kesehatan lainnya.
Perawatan limfoma lainnya juga berisiko mendapatkan efek terhadap kondisi kesehatan lain seperti penyakit tiroid, diabetes, jantung, ginjal, paru-paru pada usia yang lebih muda dari umumnya. Didiagnosis Kanker juga bisa membuat penderita mendapatkan risiko untuk depresi. Keseluruhan kondisi ini bisa dikelola secara lebih efektif asal pasien lebih berani untuk melaporkan gejala yang tidak biasa dan dialami kepada dokter.

Demikianlah ulasan mengenai Komplikasi Kanker Non-Hodgkin dari Kelenjar Getah Bening. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Salam sehat :)

0 komentar:

Post a Comment