Pengertian penyakit Kelenjar Getah Bening, Gejala, Penyebab, Tips Mencegah dan Cara Mengobati Secara Alami Dengan Ramuan Jamu Herbal.

Tuesday, January 8, 2019

Rasa Sakit di Ketiak Tanda Penyakit Kelenjar Getah Bening

Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang mutlak yang harus dilakukan oleh setiap orang pada umumnya. Namun, mungkin Anda pernah melewatkan bagian kecil yang tidak disadari. Seperti halnya ketiak. Saat area ketiak mengalami gangguan / masalah kesehatan yang tidak biasa (muncul rasa sakit, dll), maka kondisi ini bisa merupakan ada tanda-tanda penyakit yang harus diwaspadai dan salah satunya adalah penyakit Kelenjar Getah Bening. Bagaimana selengkapnya?

Rasa Sakit di Ketiak Tanda Penyakit Kelenjar Getah Bening

Dilansir dari laman grid.id, ketika ketiak Anda memperlihatkan gejala yang tidak biasa sebaiknya tidak diabaikan.

Rasa Sakit di Ketiak Tanda Penyakit Kelenjar Getah Bening.

  • Terdapat benjolan di ketiak.
Ketiak termasuk salah satu tempat dimana adanya kelenjar getah bening, walau tidak terlihat. Saat ketiak mengalami pembengkakan, kondisi tersebut menandakan kelenjar getah bening mencoba untuk melawan infeksi yang baru muncul dengan sendirinya. Akan tetapi, jika peradangan dan bengkak tidak juga hilang dalam waktu seminggu maka segera konsultasi dengan dokter. Mengapa? Hal ini dikarenakan adanya perkiraan bahwa pembengkakan kelenjar getah bening yang dialami termasuk dalam infeksi serius, bahkan Kanker.
  • Gatal.
Rasa gatal di area ketiak biasanya muncul setelah mencukur bulu ketiak dikarenakan adanya pertumbuhan rambut baru. Akan tetapi jika rasa gatal tidak berhenti maka menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Iritasi ini bisa muncul karena disebabkan oleh reaksi kulit terhadap pisau cukur, kain pakaian, dan zat yang mengandung krim atau deodoran. Pada umumnya rasa gatal juga disertai dengan munculnya bintik-bintik merah dan sel-sel mati dan mungkin terdapat jamur di kulit ketiak.
  • Mengeluarkan keringat berlebih.
Saat berkeringat adalah hal yang wajar ketika Anda tengah melakukan aktivitas fisik yang intens seperti berolahraga dll. Namun, jika keringat muncul walau Anda sedang duduk, berjalan, dan tidur maka kondisi ini perlu dikhawatirkan. Sebab, Hiperhidrosis atau kondisi keringat yang berlebihan dapat mengindikasikan disfungsi dalam kadar hormon yang bisa menandakan timbulnya menopause. Selain itu, keringat berlebih juga menjadi salah satu penyakit Diabetes dan asam urat.
  • Bau.
Bau asam di area ketiak merupakan sesuatu yang alami, sebab bakteri merasa bebas dan nyaman tumbuh di zona dengan banyak keringat. Abda cukup mandi dan menggunakan deodoran dapat menjadi cara efektif untuk menghilangkan bau asam di ketiak. Akan tetapi, jika bau ketiak tetap ada meski sudah mandi dan memakai deodoran, itu bisa jadi tanda adanya gangguan hormonal dan disfungsi tiroid. Jika aroma ini menyerupai aroma "buah busuk" atau "cat kuku", kondisi bisa menjadi sinyal Ketoasidosis, yaitu hilangnya kemampuan tubuh untuk memetabolisme gula.
  • Ruam.
Area ketiak hangat dan lembab, menjadi tempat sempurna untuk mereproduksi berbagai infeksi ragi. Untuk mengetahui infeksi tersebut, Anda perlu melakukan pemeriksaan bersama dengan dokter spesialis. Terlebih lagi jika kulit ketiak tiba-tiba terasa kemerahan, gatal dan muncul ruam. Reaksi kulit ini juga dapat disebabkan oleh iklim, alergi hingga gesekan dari pakaian.
  • Nyeri.
Nyeri dan rasa sakit yang muncul di area ketiak dapat terjadi karena kinerja fisik atau membawa barang-barang berat. Akan tetapi, kondisi ini juga bisa bersifat sementara dan akan segera menghilang. Namun, jika sakit dan nyeri berlangsung cukup lama maka harus segera berkonsultasi dengan dokter. Walaupun kondisi ini jarang terjadi, rasa sakit ini dapat memberi tanda tentang pembentukan tumor di kelenjar getah bening.

Itu dia selengkapnya mengenai gejala atau tanda-tanda dari kondisi medis yang terdeteksi dari ketiak, salah satunya adalah penyakit kelenjar getah bening. Semoga bermanfaat, salam.

0 komentar:

Post a Comment